Breaking News

6/recent/ticker-posts

Tim Polsek Dompu Kota Pantau Harga dan Stok Sembako Di Pasar Induk

Tarunaglobalnews.com Dompu NTB —Timsus Polsek Kota di pimpin langsung Kapolsek Dompu Ipda Ade Helmi SH turun langsung ke pasar induk di Kelurahan Bada Kecamatan Dompu untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok Sembilan bahan pokok ( sembako ) menjelang bulan Suci Ramadhan 1446 H/2025, Kamis pagi (27/2/25) sekitar pukul 08.25 Wita.

Dari hasil pantauan tersebut harga sembilan bahan pokok (Sembako) relatif stabil dan aman, sekalipun ada beberapa komonditi lain yang mengalami kenaikan siginifikan. 

Kapolsek Dompu Kota Ade Helmi menguraikan rincian harga sembako sebagai berikut, Beras Medium harga Rp. 13.000,- dan Beras Premium Rp 16.000, Gula Pasir Rp 15.000,-/kg naik menjadi Rp 19.000,-/kg, Gulaku Rp. 22.000 Kg, Gula Merah Rp 25.000,- s/d Rp. 30.000/kg, Minyak goreng (Bimoli) Rp 22.000 /1 L naik menjadi Rp. 24.000/ 1 L.

Kemudian Minyak Goreng Biasa (curah) Rp 13.000/ botol tanggung, Kecap manis (ABC) Rp.22.000/botol 620 ML, daging Sapi Rp. 120.000,-/kg, Ayam Potong Rp 40.000/Kg, Ayam kampung Rp.50.000 - 85.000/ekor (harga tergantung besar kecil nya ayam), Telur Ayam Boiler/ Ras Rp 2.500/Biji, Telur Ayam Kampung Rp 6.000/butir, Cabe Rawit Rp 100.000,- /Kg

13). Bawang Merah : Rp 40.000/kg.

14). Bawang Putih : Rp 30.000/kg naik menjadi Rp 50.000/Kg

15). Tomat : Rp 10.000,-/kg naik menjadi Rp 15.000/Kg.

16). Jagung : Rp.3.000/biji

17). Ikan Asin/ Teri : Rp.75.000-120.000/kg (tergantung jenis),Tepung terigu Rp 7.500/kg, Kacang tanah Rp. 26.000/kg, Kemiri Rp. 70.000/kg , Wortel Rp. 25.000 s/d 30.000/kg tergantung ukuran dan Kentang Rp. 20.000/kg, Ikan mujair/ NilaRp. 35.000/kg, Ikan bandeng Rp. 25.000/kg, Ikan tongkol Rp.25.000/kg, serta Ikan laut jenis lain Rp. 35.000 /kg.

Sedangkan untuk Udang Rp.40.000 - Rp. 60.000/kg (tergantung ukuran udang), Cabe kriting Rp 60.000/kg turun naik menjadi Rp 90.000, Tempe Rp. 8.000/Papan (tergantung ukuran),Tahu Rp 8.000,-/ 6 potong, Garam Rp. 3.000 - 5.000/ bungkus ( tergantung jenis dan ukuran ), Cabe besar Rp 50.000/kg naik menjadi Rp 70. 000, dan Cabe rawit semula Rp 60.000/Kg tapi naik menjadi Rp. 100.000/Kg.

"Dari hasil monitoring terdapat beberapa harga sembako yang mengalami kenaikan yang signifikan seperti cabe besar, cabe kriting dan cabe rawit,' beber Kapolsek Dompu.

Kegiatan monitoring harga sembako di pasar induk Dompu berakhir pukul 09.15 wita berjalan dengan aman dan lancar. Sekalipun demikian kata Ade Helmi, ada beberapa catatan penting yang harus di antisipasi dan diperhatikan antara lain.

Dari hasil monitor dan pengawasan dari timsus Polsek Dompu bahwa harga sembako secara Umum di wilayah Hukum Polsek Dompu masih relatif Stabil namun sebagian warga mengeluh karena naiknya harga Sembako di pasar tradisional wilayah Dompu, dan Kurangnya perhatian dari Pemerintah Dompu terkait perubahan harga sembako yang setiap tahunnya mengalami kenaikan yang tidak sesuai dengan Het di daerah masing-masing, jelasnya.

Kenaikan harga sembako dikarenakan masyarakat Kabupaten Dompu belum bisa memaksimalkan hasil dari sektor pertanian dan Peternakan serta kebanyakan barang yang dijual oleh para pedagang di pasar induk Dompu didatangkan dari Pulau Lombok dan di Daerah Kabupaten Bima, paparnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako tersebut pihak Polsek Dompu akan melakukan Koordinasi dengan Dinas tekait seperti Dinas Koperindag Kabupaten Dompu , KUPT pasar Bawah Dompu, Bag Ekonomi Pemerintah Kabupaten Dompu dan Bulog Sub Divre Dompu agar bisa bersama-sama mengawasi setiap perubahan ataupun persediaan  Sembako di Kabupaten Dompu menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 dan segera melakukan operasi pasar serentak, pintanya.

Kegiatan monitoring harga sembako di pasar induk Dompu berlangsung aman dan terkendali, pungkas Kapolsek Dompu. (Rdw/ddo)

Posting Komentar

0 Komentar