Tarunaglobalnews.com Bantul — Tim SAR gabungan menyisir dua titik untuk mencari keberadaan Andreas Julian Pranata Putra (18) warga Semarang, Jawa Tengah, yang terseret ombak pantai Parangtritis, Bantul, pada Jum'at (4/4/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan pada pencarian hari kedua ini, Search and Rescue Unit (SRU) dibagi menjadi dua tim. Dua titik penyisiran berada di timur dan barat Pos Sarlinmas Pantai Parangtritis.
"SRU 1 dari pos Sarlinmas ke arah timur sampai bawah hotel Queen Resort, SRU 2 dari pos Sarlinmas ke arah barat sampai Pantai Cemara Sewu," jelasnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (5/4/2025).
Sebelumnya, kata Agus, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Bantul, Sarlinmas Rescue, Polairud, Basarnas, Pantas, dan Tagana pada Jumat (4/4) malam juga telah melakukan penyisiran di dua sisi.
"Sisi barat dari pos Sarlinmas ke arah barat sampai pantai Parangkusumo. Sisi timur dari pos Sarlinmas ke arah timur sampai sisi timur hotel Queen Resort," ungkapnya"
"Lebih lanjut, Agus menjelaskan, operasi pencarian korban akan dilakukan selama tiga hari. Terkait langkah setelahnya, Agus belum memberikan keterangan rinci.
"Opsar dilakukan selama 3 hari," pungkas Agus.
Diberitakan sebelumnya, Andreas Julian Pranata Putra dinyatakan hilang di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (4/4). Korban hanyut saat berupaya menyelamatkan temannya yang terseret ombak pantai.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana, mengatakan kejadian bermula saat korban bersama dengan 10 rekannya sedang bermain di sekitar lokasi pada pukul 10.00 WIB tadi. Ketika itu para mereka bermain terlalu dekat dengan zona rip current.
Akibatnya salah satu teman korban bernama Abdul Ansori Erare (19) warga Sorong, Papua, terbawa arus usai dihantam ombak besar.
"Saat itu bermain di daerah rip current datang ombak besar yang membuat satu korban (Abdul) terseret air," ujar Jeffry saat dimintai konfirmasi wartawan lewat pesan singkat, Jum'at (4/4/2025).
Melihat hal itu, korban Andreas bersama satu temannya lagi yakni Alloisius Juniar Jati Harjanto (22) warga Semarang, berupaya menolong. Nahas, ketiganya justru ikut tenggelam.
Adapun korban Abdul dan Juniar berhasil diselamatkan oleh tim Satlinmas Rescue Istimewa wilayah III Parangtritis bersama Ditpolairud Polda DIY. Namun, korban Andreas dinyatakan hilang.
Hingga pukul 17.00 WIB, pencarian korban a.n Andreas Juliana (Lakis/ 19 Thn) dengan hasil "Belum di Temukan".Pencarian akan dilanjutkan pemantauan. Ops SAR Gabungan akan dilanjutkan kembali Pada Hari Minggu, 06 April Pukul 06.00 WIB (Ops SAR berjalan aman dan lancar). (Hadiman Pangestu)
0 Komentar